Home

Sunday, October 2, 2016

Jaringan Wireless

     Jaringan Tanpa Kabel atau Wireless adalah sebuah jaringan nirkabel atau tanpa kabel yang menggunakan udara sebagai media penghubung transmisinya guna menghantarkan gelombang elektromagnetik maupun data. Sistem Wireless tidak memerlukan media jaringan berupa kabel jaringan, tetapi memerlukan ruang atau space dimana jarak jangkauan jaringan ditentukan oleh kekuatan pancaran signal radio dari masing-masing device wireless yang digunakan, Sistem Wireless mempunyai beberapa keuntungan antara lain pemakai tidak dibatasi oleh ruang gerak dan hanya dibatasi pada jarak jangkauan dari satu titik pemancar Wi-Fi. Untuk jarak pada sistem Wi-Fi mampu menjangkau area sekitar 100feet atau 30M radius.

     Sebuah alat Wi-Fi dapat terhubung ke Internet ketika berada dalam jangkauan sebuah jaringan nirkabel yang terhubung ke internet. Cakupan satu titik akses atau lebih (interkoneksi) disebut hotspot, dapat mencakup wilayah seluas beberapa kamar hingga beberapa mil persegi. Cakupan di wilayah yang lebih luas membutuhkan beberapa titik akses dengan cakupan yang saling tumpang tindih. Wi-Fi menyediakan layanan di rumah pribadi, jalanan besar dan pertokoan, serta ruang publik melalui hotspot Wi-Fi yang dipasang gratis atau berbayar. Organisasi dan bisnis, seperti bandara, hotel, dan restoran, biasanya menyediakan hotspot gratis untuk menarik pengunjung.

     Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu 802.11a, 802.11b, 802.11g, dan 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi dengan kecepatan 11 Mb/s dan frekuensi band ~2.4 Ghz. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005 dengan kecepatan masing-masing 54 Mb/s dan 100Mb/s serta frekuensi band yang sama yaitu ~2.4 Ghz. 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi ~5 Ghz dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit dengan kecepatan 54Mb/s.

     Teknologi Internet berbasi Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a, dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN (Wireless Local Area Network), tetapi juga di jaringan WMAN (Wireless Metropolitan Area Network). Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi ~2.4 Ghz. Sedangkan untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja disekitar pita frekuensi 5 Ghz. 

     Wi-Max merupakan teknologi nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar dalam jarak jauh. Wi-Max merupakan teknologi broadband yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dan jangkauan yang luas. Yang membedakan Wi-Max dengan Wi-Fi adalah standar teknis yang bergabung didalamnya. Jika Wi-Fi menggabungkan standar IEEE 802.11 dengan ETSI (European Telecommunications Standards Intitute) HiperLAN sebagai standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan Wi-Max merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan standar ETSI HiperMAN.

     Komponen-komponen ynag digunakan dalam membangun jaringan wireless terdiri dari 2 jenis yaitu perangkat penerima (receiver) dan perangkat pemancar (broadcaster). Perangkat Penerima terdiri atas : WLAN PCI Adapter, USB Wireless Adapater, dan Wireless Adapter Internal. Sedangkan Perangkat Pemancar terdiri atas Access Point (AP) dan Antena. Access Point terdiri atas AP Indoor, AP Outdoor, dan AP Router. Antena terdiri atas Antena OmniDirectional, Antena Grid, Antena Sectoral, Parabolic Disc, dan Antena Solid State.

     Mode Akses koneksi Wi-fi ada 2 yaitu Ad-Hoc dan Infrastruktur. Ad-Hoc adalah mode koneksi dimana beberapa komputer terhubung secara langsung atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point. Sedangkan Infrastruktur menggunakan Access Pointa yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan bnayak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

No comments:

Post a Comment