Home

Sunday, November 27, 2016

Etika Penggunaan Smartphone di Kelas


   Pada zaman sekarang ini, smartphone sudah biasa terlihat di mana-mana. Hampir seluruh penduduk di dunia tentunya telah mengetahui & menggunakan smartphone sebagai kebutuhan mereka, termasuk para mahasiswa yang notabene adalah pelajar. Smartphone telah mencuri perhatian mereka karena banyak hal yang bisa dilakukan dengan menggunakan smartphone, seperti memutar musik, mencari informasi terkini, menonton video, dan aktif di media sosial (facebook, twitter, dll). Beragam fitur-fitur menarik yang disediakan tentunya juga salah satu penyebabnya, seperti fitur 4G, touchscreen, geo-tagging, GPS, dan masih banyak lagi.

   Dengan adanya smartphone, mahasiswa diberi kemudahan dalam mencari berbagai informasi yang ada di internet untuk mengembangkan pengetahuan mereka. Ini tentunya menjadi hal yang bagus dalam meningkatkan produktivitas akademik mahasiswa. Smartphone juga lazim dibawa oleh para mahasiswa ke dalam kelas ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung dan bisa digunakan sebagai alat bantu seperti kalkulator, remote presentasi, dan pointer presentasi. Namun pada kenyataanya, banyak dari mahasiswa yang lupa diri akan pentingnya etika dalam penggunaan smartphone terlebih lagi saat di dalam kelas dimana proses pembelajaran sedang berlangsung.

   Smartphone yang seharusnya dapat membantu kegiatan belajar di dalam kelas saat proses pembelajaran sedang berlangsung sering disalahgunakan oleh para mahasiswa. Mereka lebih cenderung menggunakan smartphone untuk hal-hal yang tidak berkaitan dengan proses pembelajaran seperti bermain game, membuka media sosial, dan mencari informasi yang tidak berkaitan dengan materi pembelajaran. Hal inilah yang justru membuat mereka menjadi tidak fokus dalam proses pembelajaran sehingga apa yang di dapat menjadi kurang atau bahkan tidak efektif. Hal terburuk yang juga terjadi adalah sebagian besar mahasiswa menggunakan Smartphone sebagai alat contekan dengan cara memfoto terlebih dahulu materi ujian atau mencari jawaban di internet. Ini merupakan contoh etika yang buruk yang  terjadi di kalangan para mahasiswa pada umumnya.


   Etika dalam Penggunaan Smartphone di dalam Kelas dimana proses pembelajaran sedang berlangsung sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa agar pemakaian smartphone di dalam kelas bisa digunakan seseuai dengan materi pembelajaran atau memang tidak perlu digunakan sama sekali. Etika ini juga dibutuhkan agar para mahasiswa dapat memperhatikan materi yang disampaikan oleh dosen tanpa terganggu dengan adanya smartphone. Sehingga diharapkan, saat mahasiswa mendengarkan penjelasan dari dosen, materi yang diterima dapat di tangkap dengan baik dan benar. Maka dari itu, diperlukan adanya pemahaman yang benar etika penggunaan smartphone di dalam kelas.

       Gunakan Smartphone sebagai Alat Bantu Kuliah.
   Saat proses pembelajaran sedang berlangsung, jika dosen membolehkan dan menyetujui untuk menggunakan smartphone dengan maksud menunjang materi pembelajaran maka gunakanlah dengan bijak dan semestinya. Gunakan smartphone tersebut sebagai alat bantu sesuai dengan tujuannya seperti untuk menyampaikan presentasi, mencari informasi yang berkaitan dengan materi pembelajaran, kalkulator, dsb. Jika memang tidak diperlukan lagi, maka taruhlah smartphone tersebut ke dalam tas atau saku celana. Dengan begitu, artinya mahasiswa sendiri telah berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang sedang berlangsung sehingga materi yang di dapatkan lebih efektif dan efisien.


       Izin Keluar Kelas bila ada Panggilan Penting.
   Bila mahasiswa ingin menelepon atau menerima panggilan penting, maka sebaiknya izinlah terlebih dahulu kepada dosen yang sedang mengajar untuk keluar kelas. Hal ini sah-sah saja dilakukan asal jangan keseringan. Umumnya, dosen pasti memberikan izin untuk menerima panggilan telepon yang penting di luar kelas. Apalagi jika kita telah memberi tahu sebelumnya kepada dosen sebelum proses pembelajaran dimulai.


Pastikan Smartphone dalam mode Silent.
   Akan lebih baik jika suara pada smartphone di nonaktifkan sebelum kelas dimulai dengan cara memilih mode Silent. Jika dibiarkan dalam mode Berdering, maka bunyi Smartphone saat ada telepon/pesan atau notifikasi akan mengganggu proses pembelajaran di dalam kelas. Tentunya kita tidak ingin mengganggu konsentrasi mahasiswa lain atau dosen yang berada di dalam kelas. Atau memang jika ingin mematikan total smartphone, lakukanlah sebelum kelas dimulai.



   Itulah beberapa Etika dalam Penggunaan Smartphone di dalam Kelas yang bisa saya sampaikan untuk dipahami dan tentunya diterapkan oleh para mahasiswa agar membantu menyukseskan kegiatan pembelajaran. Jadilah pengguna smartphone yang bijak dan beretika sesuai dengan tempatnya. Karena dengan beretika, artinya kita mau untuk menghargai sesuatu walaupun dimulai dari hal yang kecil sekalipun. Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat. Terima Kasih.

3 comments: