Pada zaman sekarang
ini, smartphone sudah biasa terlihat di mana-mana. Hampir seluruh penduduk di
dunia tentunya telah mengetahui & menggunakan smartphone sebagai kebutuhan
mereka, termasuk para mahasiswa yang notabene adalah pelajar. Smartphone telah
mencuri perhatian mereka karena banyak hal yang bisa dilakukan dengan
menggunakan smartphone, seperti memutar musik, mencari informasi terkini, menonton
video, dan aktif di media sosial (facebook, twitter, dll). Beragam fitur-fitur
menarik yang disediakan tentunya juga salah satu penyebabnya, seperti fitur 4G,
touchscreen, geo-tagging, GPS, dan masih banyak lagi.
Dengan adanya
smartphone, mahasiswa diberi kemudahan dalam mencari berbagai informasi yang
ada di internet untuk mengembangkan pengetahuan mereka. Ini tentunya menjadi hal
yang bagus dalam meningkatkan produktivitas akademik mahasiswa. Smartphone juga
lazim dibawa oleh para mahasiswa ke dalam kelas ketika kegiatan belajar
mengajar sedang berlangsung dan bisa digunakan sebagai alat bantu seperti
kalkulator, remote presentasi, dan pointer presentasi. Namun pada kenyataanya, banyak
dari mahasiswa yang lupa diri akan pentingnya etika dalam penggunaan smartphone
terlebih lagi saat di dalam kelas dimana proses pembelajaran sedang
berlangsung.
Smartphone yang seharusnya
dapat membantu kegiatan belajar di dalam kelas saat proses pembelajaran sedang
berlangsung sering disalahgunakan oleh para mahasiswa. Mereka lebih cenderung
menggunakan smartphone untuk hal-hal yang tidak berkaitan dengan proses
pembelajaran seperti bermain game, membuka media sosial, dan mencari informasi
yang tidak berkaitan dengan materi pembelajaran. Hal inilah yang justru membuat
mereka menjadi tidak fokus dalam proses pembelajaran sehingga apa yang di dapat
menjadi kurang atau bahkan tidak efektif. Hal terburuk yang juga terjadi adalah
sebagian besar mahasiswa menggunakan Smartphone sebagai alat contekan dengan
cara memfoto terlebih dahulu materi ujian atau mencari jawaban di internet. Ini
merupakan contoh etika yang buruk yang terjadi
di kalangan para mahasiswa pada umumnya.
Etika dalam Penggunaan Smartphone di dalam Kelas dimana proses pembelajaran sedang berlangsung
sangat dibutuhkan oleh para mahasiswa agar pemakaian smartphone di dalam kelas
bisa digunakan seseuai dengan materi pembelajaran atau memang tidak perlu digunakan
sama sekali. Etika ini juga dibutuhkan agar para mahasiswa dapat memperhatikan
materi yang disampaikan oleh dosen tanpa terganggu dengan adanya smartphone. Sehingga
diharapkan, saat mahasiswa mendengarkan penjelasan dari dosen, materi yang
diterima dapat di tangkap dengan baik dan benar. Maka dari itu, diperlukan
adanya pemahaman yang benar etika penggunaan smartphone di dalam kelas.
Gunakan Smartphone
sebagai Alat Bantu Kuliah.
Saat proses
pembelajaran sedang berlangsung, jika dosen membolehkan dan menyetujui untuk
menggunakan smartphone dengan maksud menunjang materi pembelajaran maka
gunakanlah dengan bijak dan semestinya. Gunakan smartphone tersebut sebagai
alat bantu sesuai dengan tujuannya seperti untuk menyampaikan presentasi, mencari
informasi yang berkaitan dengan materi pembelajaran, kalkulator, dsb. Jika
memang tidak diperlukan lagi, maka taruhlah smartphone tersebut ke dalam tas
atau saku celana. Dengan begitu, artinya mahasiswa sendiri telah berkontribusi
besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang sedang berlangsung sehingga
materi yang di dapatkan lebih efektif dan efisien.
Izin Keluar Kelas
bila ada Panggilan Penting.
Bila mahasiswa ingin
menelepon atau menerima panggilan penting, maka sebaiknya izinlah terlebih
dahulu kepada dosen yang sedang mengajar untuk keluar kelas. Hal ini sah-sah
saja dilakukan asal jangan keseringan. Umumnya, dosen pasti memberikan izin
untuk menerima panggilan telepon yang penting di luar kelas. Apalagi jika kita
telah memberi tahu sebelumnya kepada dosen sebelum proses pembelajaran dimulai.
Pastikan Smartphone dalam mode Silent.
Akan lebih baik jika
suara pada smartphone di nonaktifkan sebelum kelas dimulai dengan cara memilih
mode Silent. Jika dibiarkan dalam mode Berdering, maka bunyi Smartphone saat
ada telepon/pesan atau notifikasi akan mengganggu proses pembelajaran di dalam
kelas. Tentunya kita tidak ingin mengganggu konsentrasi mahasiswa lain atau dosen
yang berada di dalam kelas. Atau memang jika ingin mematikan total smartphone,
lakukanlah sebelum kelas dimulai.
Itulah beberapa
Etika dalam Penggunaan Smartphone di dalam Kelas yang bisa saya sampaikan untuk
dipahami dan tentunya diterapkan oleh para mahasiswa agar membantu menyukseskan
kegiatan pembelajaran. Jadilah pengguna smartphone yang bijak dan beretika sesuai
dengan tempatnya. Karena dengan beretika, artinya kita mau untuk menghargai
sesuatu walaupun dimulai dari hal yang kecil sekalipun. Semoga apa yang saya
sampaikan dapat bermanfaat. Terima Kasih.



wah sangat bermanfaat :D
ReplyDeletesemangat terus agan riki :D
Blog Homo
DeleteGa baik gitu gan :(
Delete